Saturday, 16 November 2019

# Finansial # Writing Ala AuRa

QRIS, TRANSAKSI JADI LEBIH LANCAR DAN PRAKTIS


Pernah tidak punya pengalaman saldo uang elektronik yang kamu punya, sedang cukup banyak di salah satu aplikasi e-wallet (dompet digital) yang kamu miliki. Akan tetapi saat sedang berbelanja, kamu malah menemukan merchant (pedagang/tempat belanja) yang kamu datangi hanya menyediakan QR Code aplikasi dompet digital lain untuk pembayaran. Mengenaskan bukan? Jadi yang seharusnya kita ingin membayar menggunakan uang elektronik terpaksa beralih menggunakan uang tunai atau non tunai lain seperti kartu debit ataupun kredit hanya karena berbeda aplikasi dompet digitalnya.

Kalaupun ingin punya uang eletronik di berbagai aplikasi dompet digital, tentunya bukan membuat transaksi jadi lancar malah akan membuat menjadi lebih ribet karena mesti top up ke banyak tempat. Belum lagi kapasitas memori gawai yang kita punya seringkali kurang mendukung untuk mendownload semua aplikasi tersebut.

Nah, sekarang Bank Indonesia memberikan solusi untuk itu. QR Code Indonesia Standar atau biasa disebut QRIS. Sistem pembayaran digital hasil kolaborasi Bank Indonesia (BI) dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) ini resmi diluncurkan sejak bertepatan dengan HUT RI ke-74 Tahun, tanggal 17 Agustus 2019 yang lalu.


Saat ini Bank Indonesia sedang gencar melakukan sosialisasi dan edukasi tentang  QRIS  dalam acara "FesKaBi" (Festival Edukasi Bank Indonesia) 2019 ke berbagai kota yang ada di Indonesia. Diharapkan per 1 Januari 2020, QRIS ini sudah bisa diterapkan dan menjadi bagian dari proses percepatan ekonomi di Indonesia. Sebelum kita mengenal QRIS lebih jauh. Ada baiknya saya mengajak untuk mengenal QR code terlebih dahulu.


Berdasarkan Wikipedia, Quick Responce Code atau dikenal juga sebagai kode QR adalah suatu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, sebuah divisi Denso Corporation yang merupakan sebuah perusahaan Jepang dan dipublikasikan pada tahun 1994 dengan fungsionalitas utama yaitu dapat dengan mudah dibaca oleh pemindai QR merupakan singkatan dari quick response atau respons cepat, yang sesuai dengan tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula. Berbeda dengan kode batang, yang hanya menyimpan informasi secara horizontal, kode QR mampu menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis Kode QR dapat menampung informasi yang lebih banyak daripada kode batang.(soon,2008)

Sebenarnya QR code ini sudah tidak asing dalam kehidupan kita di zaman digital ini. Jika pada awalnya QR code ini digunakan untuk pelacakan kendaraan bagian di manufaktur saja, namun kini QR code digunakan dalam konteks yang lebih luas. Dalam aplikasi komersial dan kemudahan pelacakan aplikasi yang ditujukan untuk pengguna telepon seluler. Digunakan mulai dari untuk program promosi, pemberian informasi, bahkan sebagai salah satu cara pembayaran dalam transaksi keuangan. Cara menggunakannya pun mudah hanya dengan menscan gambar yang ada QR code dengan kamera gawai kita dengan bantuan aplikasi dompet digital atau aplikasi tambahan lainnya (contohnya aplikasi QR dan barcode).



QRIS disusun oleh BI (Bank Indonesia) dan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia), yang menggunakan standar internasional EMV Co., yaitu sebuah lembaga yang menyusun standar internasional QR Code untuk sistem pembayaran.

QRIS ini bukan jenis aplikasi atau instrumen pembayaran baru ya. Akan tetapi, QRIS ini hanya merupakan interprice yang menjadi standar QR Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet digital, atau mobile banking. Jadi pembayaran yang menggunakan scan QR code tetap menggunakan aplikasi dompet digital yang sudah ada.

 
QRIS ini didesain untuk mempermudah transaksi pembayaran dengan cepat, aman, serta mempermudah komunikasi antara penerbit QR dan pemilik Merchant. QRIS diusung dengan tag line UNGGUL, yakni :
      1. UNiversal > insklusi, dapat digunakan oleh semua lapisan masyarakat dan bisa digunakan untuk transaksi pembayaran baik di domestik (wilayah Indonesia) maupun luar negeri.
      2. GampanG > transkaksi bisa dilakukan oleh masyarakan dengan mudah dan aman dalam satu genggaman gawai.
      3. Untung > efesien karena cukup satu kode QR untuk semua aplikasi.
      4. Langsung > Transaksi menjadi lebih cepat dan seketika mendukung kelancaran sistem pembayaran.

       
      Pesatnya kemajuan teknologi digital membuat gelombang besar transaksi non tunai di Indonesia, jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Bukan tanpa sebab, begitu banyak keuntungan menggunakan transaksi non tunai ini. Keuntungan tersebut yang mengiurkan masyarakat untuk beralih dari transaksi tunai ke transaksi non tunai khususnya e-wallet (dompet digital). Keuntungan tersebut antara lain :
      1. Praktis dan efisien > transaksi pembayaran jadi lebih mudah dan cepat. Selain karena tidak perlu membawa uang tunai yang banyak dan meminimalisir waktu juga untuk menghitung uang tunai. Bisa dibayangkan jika transaksi pembayaran dan itu jutaan berapa banyak waktu yang digunakan untuk menghitung uang di depan kasir.
      2. Lebih aman > Karena uang yang kita punya tidak memenuhi dompet kita sehingga walaupun kita punya banyak uang, tidak akan nampak menonjol dan tidak akan menarik perhatian orang apalagi bagi yang ingin berniat jahat. Lagipula aplikasi dompet digital lebih aman karena transaksi dilengkapi dengan kode PIN. Serta mampu meminimalisir pemalsuan uang juga.
      3. Bebas dari masalah pengembalian > Seringkali saat berbelanja ternyata merchant sedang kekurangan uang bernilai kecil untuk pengembalian sehingga seringkali diganti dengan permen atau diminta mengambil barang lain (yang sebenarnya tidak kita butuhkan) sebagai ganti uang pengembalian yang seharusnya kita terima.
      4. Lebih hemat > Aplikasi dompet digital seringkali memberikan promo dan cashback untuk para penggunanya, ini tentunya menggiurkan pengguna karena akan membuat aktivitas belanja dan pembayaran menjadi lebih hemat.
      5. Sangat applicable untuk transaksi massal yang bernilai kecil namun frekuensinya tinggi seperti fastfood, parkir, transportasi, dan lainnya.

      Tapi sayangnya di Indonesia, terdapat beberapa perusahaan yang menyediakan pelayanan jasa dompet digital ini. Sehingga jika kita hanya mempunyai uang elektronik di salah satu aplikasi dompet digital. Maka, akan mengalami kesulitan jika terjadi peristiwa seperti yang saya ceritakan di awal artikel ini. Saat kita ingin belanja menggunakan salah satu dompet digital, ternyata merchant menyediakan QR code dompet digital yang berbeda. Di sinilah QRIS akan membuat semuanya jadi lebih mudah dan praktis. 

      QRIS membuat QR code dompet digital yang dulunya bersifat ekslusif menjadi inklusif. Maksudnya yang awalnya satu QR code hanya menerima satu aplikasi dompet digital, namun dengan QRIS ini satu QR code bisa untuk semua aplikasi. Jadi kamu mau pakai aplikasi  dompet digital gopay, ovo, dana, link aja, atau dompet digital lainnya, scannya cukup di QRIS. Jadi QRIS inilah yang akan menjadi sang pemersatu semua cara pembayaran berbasis QR code. Wow bener kan?


      Diharapkan dengan adanya QRIS ini semua transaksi yang dilakukan oleh lapisan masyarakat bisa menjadi lebih lancar dan praktis. QRIS nantinya bisa digunakan dari pedagang kecil hingga merchant-merchant di mall. Jadi tidak ada lagi merchant yang menyediakan QR code yang berbeda-beda hingga berjejer memenuhi meja kasir dan untuk pedagang kecil cukup menempelkan satu QR code yaitu QRIS di kaca etalasenya. Sehingga transaksi pembayaran jadi lancar dan pertumbuhan ekonomi tentunya akan semakin meningkat.



      Cara menggunakan QRISpun sangat mudah seperti kita menggunakan aplikasi dompet digital seperti biasa. Tidak ada yang berubah, hanya QR code saja yang diganti dengan QRIS.


      Bagaimana mudah bukan? QRIS, akan membuat transaksi yang kita lakukan jadi lebih lancar dan praktis. Yuk dukung Bank Indonesia dalam sosialisasi dan edukasi tentang QR code Indonesia Standar ini. Jadi #TransaksilancarpakaiQRStandar dan akan lebih UNGGUL karena ada QRIS.





      Tulisan ini diikutsertakan dalan VIDEO DAN BLOG COMPETITION  yang diselenggarakan Bank Indonesia dan PT. Media Televisi Indonesia



      Referensi : 

      https://id.wikipedia.org/wiki/Kode_QR
      youtube : Bank Indonesia Channel
      https://www.bi.go.id/id/edukasi-perlindungan-konsumen/edukasi/produk-dan-jasa-sp/uang-elektronik/Pages/default.aspx
      https://www.cermati.com/artikel/1-januari-2020-bayar-nontunai-wajib-pakai-qris-apa-itu

      33 comments:

      1. ajib ya kak QRIS ini. jadi kalau emoney di ovo/dana/yg lain habis, terus gmn kak? brrti harus isi lg jg kan ya kak. atau gmn? monmaap, beneran belum familiar yg mengenai cashless ini.

        ReplyDelete
        Replies
        1. Ehbsama. Saya juga blom familiar sama program QRIS ini.
          Trus gmn cara dapetin qris ini?
          Saya ndak punya dompet digital. Ovo pun dah saya hapus. Tinggal Gopay yg saya punya.

          Delete
      2. cucok banget ini.biar dompet awet ngga penuh.praktis kalau mau belanja dan aman..semoga ke depan bisa diterapkan di berbagai merchan

        ReplyDelete
      3. Beberapa kali pakai QRIS ini mbak dan memudahkan banget, apalagi jaman now yang memang harus serba praktis dan cashless.

        ReplyDelete
      4. Zaman now pokok e rajin² kerja atau nyari income deh,, biar rekeningnya gendut n bayar² atau shopping²nya tinggal pake qr code aja ya kannn

        ReplyDelete
      5. Sejak fintac makin berkembang makin sering ga pegang uang cash. Hehehe dan ternyata QR Code kaya gini penting bgt ya.. jadi informasi baru nih

        ReplyDelete
      6. Aku beberapa kali transaksi lancar pakai QR ini mba. Ngebantu banget dan transaksi juga lancar banget :)

        ReplyDelete
      7. Wah mantap nih kalau banyak tempat ada QRIS, jadi kalau satu e-wallet uangnya kurang bisa pakai yang lainnya. Semoga secepatnya banyak tempat yang menggunakan QRIS

        ReplyDelete
      8. Enak banget ya, jadi lebih simple gitu. Soalnya aku sering banget ngalamin hal yang sama seperti cerita Mbak itu. Wah, kalau ada QRIS sih jadi nggak ribet dong.

        ReplyDelete
      9. Keren banget ya solusi dari bi ini, dengab qris transaksi jadi lebih praktis...

        ReplyDelete
      10. Aku juga pernah punya pengalaman seperti ini mbak, ketika dompet digital si A isinya lumayan buat jajan boba eh ternyata pembayarannya hanya pakai si B..

        Sejujurnya aku baru tahu Qris dari artikel ini, lebih praktis banget kalau dipakai ya mbak

        ReplyDelete
      11. Transaksinya jadi lebih mudah ya kalo belanja hanya scan QRIS jadi gk perlu bawa uang kemana2 ya mba lebih aman jafinya

        ReplyDelete
      12. QRIS ini mempemudah juga yaa.. jadi gak perlu deh tuh banyak barcode, cukup satu untuk semua..

        ReplyDelete
      13. Nggak sabar nih menunggu diresmikannya QRIS ini biar nggak ribet lagi kalau mau belanja pakai dompet digital

        ReplyDelete
      14. Makin enak kalau banyak yang pakai kode ini jadi kita kalau transaksi ya cashless aja. Tapi tetep inget buat siapin isi ewalletnya. Kalau cashless tu menurutku memudahkan pencatatan keuangan jg soalnya hehe

        ReplyDelete
        Replies
        1. Selain buat bayar2 kalau gak salah BPOM juga utk produk2 yang terupdate di aplikasinya juga pakai QR. Penasaran kira2 ini kode QR yang sama atau beda yaa :D

          Delete
      15. dengan QRIS jadi lebih mudah ya Mbak, cukup 1 barcode aja ya, anti ribet banget deh ya :)

        ReplyDelete
      16. Asyik nih mba, jadi lebih mudah terintegrasi ke semua e wallet.
        Lebih praktis dan mudah banget jadinya.

        Btw blognya ada auto refresh yak, kaget udah nulis panjang-panjang eh kerefresh huhuhu

        ReplyDelete
      17. Wah, ini bisa terintegrasi ke semua e-wallet ya. Aku baru tahu nih tentang Qris. Makasi ya Mbak untuk informasinya. Mau coba pakai ah

        ReplyDelete
      18. Keren Qris ini ya, Mbak Dyah. Bagusnya sangat fleksibel bisa ke semua e-wallet. Jadi tidak membatasi orang. Misalnya saya pakai e wallet A, padahal bisanya e wallet B, kan percuma.
        KIni soal transaksi lebih mudah, cepat, dan menyenangkan.

        ReplyDelete
      19. Ini QRIS inovatif banget ya. Bener juga, jadi kalau kita hanya punya saldo di e-wallet tertentu, tetapi di merchant tidak tersedis QR Scannya, maka QRIS benar2 menolong

        ReplyDelete
      20. Kalau QR nya sudah standar jadi lebih enak memang cukup satu aja penggunaan bisa kemana aja

        ReplyDelete
      21. QR patut dicoba.Bagian penting buat aku itu disoal kembalian ganti permen.pernah dulu potocopy kembalianya 3000 dikasih permen semua.hadeh kezel banget.

        ReplyDelete
      22. Sipp, dengan adanya kebijakan standarisasi qr code, mudah²an perekonomian masyarakat jd lbh meningkat. Aamiin

        ReplyDelete
      23. Makin praktis dengan QRIS. Jadi enggak perlu bawa cash berlebih..bawa smartphone aja cukup ya. semua bisa dari sana. Beneran digital semua yang makin memudahkan hidup kita.

        ReplyDelete
      24. Berarti enggak perlu ribet lagi donlod-donlod semua aplikasinya ya? Cukup pakai QRIS aja bisa scan code aplikasi apapun saat mau bayar, aih mantap sekali

        ReplyDelete
      25. Iya, benar, QRIS ini bentuk standarisasi yang ada. Ini peran pemerintah yang memang sudah dilakukan. Standarisasi ini juga akan membuat semakin banyak warga yang percaya dan memakainya.

        ReplyDelete
      26. Namanya kenapa QRIS yaa...?
        Hehehe...jadi cukup instal apps ini untuk bisa membayar ke beberapa merchant yang bekerja sama dengan ke-4 dompet digital kaum millenials.
        Kereen~

        ReplyDelete
      27. QRIS ini kayaknya harus dicoba neh, selain dikeluarkan resmi oleh pemerintah yang udah pasti aman juga lebih efesien ya.

        ReplyDelete
      28. ini yang kemarin didemokan sama BI, mengenai kemudahan menggunakan transaksi satu tipe. Keamanan dan kenyamanan pelanggan semoga bisa dijamin

        ReplyDelete
      29. Makin praktis dengan qris ini ya kak, selain itu kelebihan nya resmi dari pemerintah ,mesti dicoba ni

        ReplyDelete
      30. Sudan ada satu atau dua tahun terakhir ini saya terbiasa bertransaksi non tunai. Kalau cari uang tunai di dompet saya, pasti gak ketemu. Malas deh pokoknya bayar-bayar pakai uang tunai, rasanya lebih praktis yang digital. Salah satunya ya yang pakai QR code.

        ReplyDelete
      31. wah milih tagline pun ga asal aja ya, Mba, ada makna dibalik kemasan.. eh.. tagline. ^_^ Memang memilih aplikasi keuangan harus yang bener-bener terpercaya dan aman ya.

        ReplyDelete

      Terimakasih banyak sudah berkunjung dan kasih komentar. Mohon masukkan akunnya ya. Semoga yang saya share bermanfaat. :)

      Popular