Wednesday, 23 October 2019

# Games Ala AuRa # Home Education

7 PERCOBAAN SAINS SEDERHANA YANG KAMU LAKUKAN DI RUMAH

Banyak sekali percobaan sains sederhana yang bisa kita lakukan di rumah dengan menggunakan bahan-bahan yang sangat mudah ditemukan dan sangat ramah di kantong serta yang pasti akan aman digunakan oleh anak-anak. Jadi walaupun saya dan suami lulusan SMK dan kuliah jurusan ekonomi tetap bisa melakukan dan menjelaskannya kepada anak-anak.

Dalam proses belajar, anak-anak akan lebih cepat mengerti jika mereka mencoba sendiri pengetahuan yang ingin mereka pelajari. Dengan melakukan percobaan sains di rumah, anak dapat langsung merasa, melihat, mendengar, dan mencium hasil kerja mereka. Dari proses ilmu pengetahuan inilah yang mampu memacu otak dan nalar mereka bisa berkembang lebih baik dibandingkan hanya belajar dengan aktivitas membaca ataupun diterangkan.
 
Selain itu, percobaan sains yang kita lakukan di rumah ini bisa membuat mereka lebih dekat dengan alam, lebih mengenal fungsi benda yang berada disekeliling mereka, mengasah imajinasi serta kreatifitas, dan tentu saja bisa membangun bonding antara anak dan orangtua.

Dibawah ini ada beberapa percobaan sains sederhana yang sudah saya lakukan dengan duo AuRa. Saat melakukan aktivitas ini anak-anak begitu antusias dan gembira sehingga mereka mengganggap ini adalah suatu permainan padahal ada nilai edukasi di dalamnya. Apa saja percobaan sains sederhana yang sudah kami lakukan di rumah :

💦 Bermain dengan magnet

Hampir di setiap rumah punya magnet. Ada yang berbentuk U, bentuk batang, bentuk lempengan, bentuk bundar atau bahkan cuma sekedar tempelan kulkas. Yap, tenang semua bisa kita gunakan.

Bahan yang diperlukan :
  • Magnet 
  • Benda yang berbahan besi/baja dan benda yang berbahan plastik, kaca, kayu dan sebagainya.

Aktivitas percobaan :
Mintalah anak-anak untuk melekatkan magnet pada beberapa benda yang sudah disediakan. Klasifikasikan benda mana yang bisa ditarik/menempel dengan magnet dan benda mana yang tidak bisa ditarik.

Ajak juga anak-anak untuk menempelkan magnet di benda lainnya yang ada di rumah. Seperti meja yang berbahan katu, gelas yang berbahan kaca, buku yang berbahan kertas, dsb.


Penjelasan :
Tidak semua benda bisa ditarik oleh magnet. Yang bisa ditarik hanyalah benda yang  terbuat atau mengandung unsur besi, baja atau stenlessteel. Sedangkan benda yang berbahan plastik, katu, kaca, kertas, dsb tidak bisa.

Selain percobaan di atas, ada lagi percobaan sains yang bisa kita lakukan dengan menggunakan magnet untuk  lebih mengenal dan memahami sifat magnet. Seperti kegiatan kami di bawah ini :
 
Bahan yang diperlukan :
  • Beberapa buah magnet
  • Klip kertas dari besi yang kecil (boleh polos atau berwarna)
  • Gelas bening yang berisi air

Aktivitas percobaan :
Masukkan klik ke dalam gelas bening yang berisi air. Biarkan klip tersebut tenggelam ke dasar gelas. kemudian, minta anak-anak untuk memegang magnet dan tempelakan ke dinding gelas bagian luar. Apa yang terjadi? Lama kelamaan klip mendekati magnet dan saat itu mintalah mereka untuk menarik klip ke atas. Sehingga mereka bisa mengambil klip tanpa harus terkena air.


Penjelasan :
Magnet akan tetap mampu menarik benda yang berbahan besi walaupun ada penghalang. Namun, dengan catatan benda penghalang itu tidak telalu tebal sehingga daya tarik magnet masih cukup kuat untuk menarik benda yang berbahan besi tersebut.
 
💦 Bagaimana jari bisa bergerak?

Terkadang jika anak sedang mengalami rasa ingin tahu yang cukup besar, mereka akan mulai bertanya kenapa kita bisa bergerak? Kalau kami akan langsung ambil buku dan buka youtube untuk menjawabnya. Namun, jika ditambah dengan percobaan maka akan jadi lebih komplit. Percobaan sains inilah yang bisa kita lakukan :

Bahan yang diperlukan :
  • Kardus yang sudah dicetak dan diguntinng serupa telapak tangan kita
  • Pipet yang sudah digunting berukuran kecul seperti ruas jari
  • Tali atau benang wool 
  • Mainan untuk menahan tal
  • Double tip

Aktivitas percobaan :
Pasangkan pipet pada setiap jari menggunakan doubletip. Bikin menyerupai stuktur tulang dan ruas jari kita. Kemudian, pasangkan benang didalamnya (bagian atas bikin lobang kecil dan ikat benang tersebut untuk menahan biar tidak mudah terlepas. Tarik benang sesuai dengan jari yang mau digerakkan hingga karton tersebut seolah bergerak.


Penjelasan :
Jari tangan walaupun tidak memiliki otot tapi tetap bisa bergerak. Karena ada saraf di dalam jari tangan kita. Otak yang mengirim pesan ke saraf yang terhubung ke otot telapak tangan dan lengan bawah. Pesan tersebut memberi tahu otot tertentu untuk dikencangkan dan otot lainnya untuk rileks. Sehingga gerakan yang diinginkan pun akan terjadi.

💦 Tumbuhan juga bisa minum

Bukan hanya manusia dan hewan, sebagai makluk hidup tumbuhan juga bisa minum. Namun, berbeda dengan manusia dan hewan yang aktivitas minumnya bisa nampak oleh mata anak-anak. Kalau tumbuhan cukup sulit dilihat oleh mereka. Maka percobaan sains kali ini bisa membuat mereka bisa tahu dan yakin bahwa tumbuhan juga bisa minum.

Bahan yang diperlukan :
  • Beberapa lembar sawi putih (bisa diganti dengan seledri atau yang lain)
  • Gelas yang berisi air
  • Pewarna makanan (terserah mau warna apa saja)

Aktivitas percobaan:
Warnailah air yang ada di dalam gelas dengan pewarna makanan. Lalu letakan selembar sayur sawi di gelas tersebut dan diamkan sekitar 6-8 jam (boleh lebih). Letakkan ditempat yang terang. Setelah beberapa jam, warna batang dan daun sawi tersebut yang semula putih akan berwarna seperti warna yang ada di dalam air tersebut.


Penjelasan :
Batang sawi menyerap air dari akar (bawah) menuju daun secara osmosis. Osmosis adalah suatu proses dimana cairan dan gas menembus suatu selaput-sejenis kulit. Hal inilah yang bisa membawa air ke atas untuk dijadikan sumber makanan bagi tumbuhan tersebut.

💦 Bunga mekar di air

Bunga yang awalnya tertutup, kok bisa mekar setelah ditaruh ke air ya? Yuk, kita lakukan percobaan sains ini.

Bahan yang diperlukan : 
  • Kertas origami yang sudah digunting menyerupai bentuk bunga
  • Air yang cukup banyak

Aktivitas percobaan :
Lipat atau gulung bagian origami yang menyerupai kelopak bunga. Lalu, letakkan origami tersebut ke dalam air. Lama kelamaan kelopaknya akan membuka sendiri dan bunga menjadi mekar.




Penjelasan :
Sifat kertas itu menyerap air. Jadi saat origami tersebut dimasukkan ke dalam air, air tersebut akan terserap dan menjalar ke seluruh bagian kertas tersebut. Ketika ada bagian kertas yang dilipat atau digulung, air akan berusaha mencari jalan sehingga seluruh bagian kertas bisa terserap air seluruhnya. Itulah kenapa bunga kertas origaminya bisa mekar sendiri.


💦 Awas! Ada gunung berapi

Ini salah satu percobaan sains yang difavoritkan anak-anak kami. Bagaimana bisa gunung berapi itu meletus.

Bahan yang diperlukan :
  • Botol berukuran kecil
  • Pasir/Playdough untuk menutupi botol beserta aksesoris biar makin keren
  • Cuka makan
  • Baking soda/soda kue
  • Pewarna makanan warna merah

Aktivitas percobaan:
Susun botol beserta aksesorisnya. Masukan baking soda dan pewarna makanan warna merah. Lalu,  tuangkan cuka makan ke dalam botol. Dan... wuusss busa akan keluar dari dalam botol.
 

Penjelasan :
Baking soda adalah zat sodium bikarbonat dan cuka adalah asam lemah. Camapuran kedua bahan kimia ini akan membentuk karbodiokasida yang berbentuk gas. Karbondioksida yang dihasilkan akan berusaha keluar dari botol. Sehingga erupsi yang terjadi menyerupai lava yang sebenanrnya. Semakin banyak karbondioksida, semakin besar pula tekanannya dan semakin banyak lava, semakin besar pula erupsinya. Gas karbodioksida yang dihasilkan dari percobaan inilah sama dengan proses yang terjadi pada gunung berapi yang sebenarnya.

💦 Memompa balon

Biasanya untuk membuat balon mengelembung, kita menggunakan pompa atau ditiup lewat mulut. Bagaiman jika kita membuat balon mengelembung dengan cara yang berbeda?

Bahan yang diperlukan :
  • Balon 
  • Botol bersih diutamakan berbahan kaca
  • Baking soda/soda kue
  • Cuka makan
Kegiatan percobaan :
Masukkan baking soda/soda kue  ke dalam balon, untuk membermudah bisa menggunakan bantuan corong kecil. Sedangkan cuka makan, masukkan ke dalam botol. Kemudian, taruh balon ke bibir botol tanpa membuat soda jatuh. Setelah cukup kuat dan pas balon melekat. Lalu berdirikan balon sehingga baking soda jatuh ke dalam botol dan bercampur dengan cuka makan. Goyang pelan botol. Ayo amati! Balon akan membesar dengan sendirinya.

 

Penjelasan :
Serupa dengan percobaan gunung berapi di atas, campuran antara baking soda dan cuka makan membentuk karbondioksida. Karbondioksida inilah yang menghasilkan gas. Gas yang keluar dari botol akan memenuhi balon sehingga balon menjadi mengelembung.
Seru bukan percobaan sainsnya? Hanya dengan bahan sederhana yang bisa dengan mudah kita temukan di rumah. Kita bisa mengajak anak bersenang-senang, belajar sambil bermain. Yuk, lakukan juga ketujuh percobaan sains ini.


30 comments:

  1. Keren keren. Melalui ragam kegiatan, salah satunya dengan percobaan, anak anak akan gampang memahami dan belajar.
    Aku udah nyobain yang magnet sama gunung meletus. Seru banget memang. Anak anak pasti antusias. Tfs.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bang, apalagi untuk anak yang kinestetik. Belajar dengan prakterk begini sangat cocok dengan gaya belajar mereka.

      Delete
  2. Makasih bgt mba infonya. Aku baru tau nih mba bener2 sangat bermanfaat bgt info kamu buat aku

    ReplyDelete
  3. Seru banget percobaannya, mau juga nih dipraktekkan dirumah bersama anak, pasti happy nih ada kegiatan dirumah seperti ini, bahan2nya juga mudah didapat.

    ReplyDelete
  4. Wah, anak saya pasti senang sekali jika membuat percobaan seperti ini di rumah.
    Oh ya, daun sawi apa bisa diganti dengan daun lain ya Bund?

    ReplyDelete
    Replies
    1. seledri, pakcoy, dll mbak. Cuma karena sawi manis ini warnanya putih jadi biar lebih keliatan warnanya saja.

      Delete
  5. keren, mbaaaaaak! salut untuk orang tua yang tak lelah upgrade pengetahuan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbak, lelah pasti ada mbak. Tapi jangan sampai menyerah.

      Delete
  6. Aku suka yang ruas jari dipasang benang sama pipet kak dyah. Ini beneran bisa bikin anak mengerti kenapa ya, kok kita bisa bergerak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak, hehe.. soalnya kalau dijelasin yang narik itu saraf dan otot, pasti ntar muncul pertanyaan lain lagi. Xixixi..

      Delete
  7. Terima kasih sharingnya mbak, keren-keren percobaanya, dan relatif mudah dilakukan. Semoga sharing ini bermanfaat buat kita semua. Aamiin...

    ReplyDelete
  8. Wah, jadi refreshing memory lagi nih liat tulisan tentang percobaan sainsnya. Anak-anak dirumah Emang seneng banget permainan sains, apalagi yang pake media air-air kayak sains gunung berapi. Good job. Bun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Xixix.. iya kak. NGerjain ini lebih semangat karena pas dapat tugas. hehehe...

      Delete
  9. Bunga mekar di air iru keknya kami pernah bikin.
    Waktu tu hamn medan yg kasi petunjuk

    Jadi pengen bikin lagi

    ReplyDelete
  10. Ini sih keren sekali, Mbak Dyah.
    Kurcil pasti happy dan semangat diajak melakukan berbagai percobaan yang pastinya tetap aman bagi mereka. Karena dengan langsung praktek, anak-anak bisa langsung mengerti ya, Mbak. Beda kalau hanya dijelakan secara teori.
    Keren, Mbak. Nanti saya coba bersama krucil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, terutama untuk anak visual kinestetik. Metode praktek ini pas bener buat mereka.

      Delete
  11. Bahan-bahan nya mudah didapat ya mba, keponakan saya pasti juga suka belajar Sains dengan cara yang sederhana tetapi sangat bermanfaat untuk daya pikir anak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, ambil di dapur aja. kalau gak ada di warunng sekitar rumah pasti ada. Jadi gak terlalu pusing mikirin bahannya. Tapi hasilnya keren banget.

      Delete
  12. Wahhh manfaat banget ini kak,
    Auto share ke kakak-kakakkuu biar bisa belajar bocah bocah di rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Percobaan sains ini kalau dibikin rame-rame pasti lebih seru. ^^

      Delete
  13. Waah... bisa nih aku coba buat anakku yang masih TK. Sering banget tuh aku mati gaya buat ngajarin anakku tapi secara menyenangkan gitu. Makasih mbak

    ReplyDelete
  14. yay keren dan bermanfaat banget.anak - anak pasti seneng banget praktek - praktek kayak gini

    ReplyDelete
  15. Mbak, ini keren. Beberapa dari percobaan di atas udah pernah aku praktekkin sama anak-anak di rumah. Beberapa ada yang belum. Boleh ya nanti aku contek idenya. Terima kasih

    ReplyDelete
  16. Kereennn :D
    Banyak banget percobaan sederhana yang bis akita lakukan di rumah sama anak2 ya mbak? Bahan yang dibutuhkan juga gak banyak dan butuh biaya banyak. Makasih ide2nya mbak, kapan2 izin nyontek :D

    ReplyDelete
  17. Ya ampun, emak-emak kurang informasi saya ini sepertinya...baru tau kalo di jari tangan enggak ada ototnya, tapi syaraf-syaraf aja. Kalo gak baca di sini mana tau saya -_-
    Eh iya, yang percobaan kedua itu, yang klip magnet dan air, saya pernah bikin sama anak. Seruuu, emaknya juga malah girang hihi

    ReplyDelete

Terimakasih banyak sudah berkunjung dan kasih komentar. Mohon masukkan akunnya ya. Semoga yang saya share bermanfaat. :)

Popular