Dyah ummu AuRa. Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 13 Maret 2019

MAKANAN KEMASAN YANG KAMU BELI RUSAK? JANGAN LANGSUNG DIBUANG!

Mak... Punya pengalaman gak ketika kita membeli produk makanan atau minuman ternyata basi atau berjamur sehingga tidak layak dikonsumsi padahal masa kadaluarsanya masih cukup lama? Misal susu UHT yang Basi, roti berjamur, keju berubah warna, dan contoh lainnya. Walaupun kita tahu itu akan membahayakan kesehatan jika dikonsumsi tapi jangan langsung buang ya! Mungkin kamu bisa baca dulu ulasan saya tentang hal ini.

www.roemahaura.com

Sekitar tahun 2015 yang lalu waktu masih berdomisili di Lubuk Linggau (salah satu kota madya di Sumatra Selatan) saya pernah membeli produk susu UHT merk Di*m*nd yang ternyata pas dibuka sudah basi. Karena merasa kecewa akhirnya saya menelpon costumer servicenya dan kata mereka mau diganti dengan produk baru. Tapi kenyataannya tidak ada Follow Up lagi dari janji tersebut oleh pihak mereka. Sedih dan kecewa sebagai konsumen bukan karena tidak adanya penggantian tapi lebih kepada pelayanan mereka terhadap konsumen.

Dan kemarin lagi-lagi saya membeli produk kemasan yang ternyata sudah rusak. Kali ini berupa keju bermerk KRAFT yang ternyata sudah berjamur, tekturnya jadi lembek dan berwarna agak jingga (just info : keju yang masih bagus berwarna kuning pucat). Sebenarnya masih sangat bagus dan tertutup untuk kemasan luarnya yang berupa kardus. Tapi ternyata alumunium foil di kemasan dalamnya yang sedikit terbuka dan pada saat saya mengambil keju tersebut memang diletakkan di tempat yang hanya bersuhu ruang, bukan bersuhu dingin oleh pihak supermaketnya. 


Keju Kraft yang rusak

Ada jamur, bertekstur lembek dan berwarna agak jingga



Karena baru sehari antara jarak membeli dan membuka produk tersebut. Jadi saya putuskan untuk menelpon layanan konsumennya di 0800-1-333555 (layanan ini bebas pulsa). Awalnya saya diminta untuk menyebutkan data diri saya seperti  nama, alamat,no telpon dan alamat, setelah itu baru ditanya apa yang mau disampaikan. Saya jawab ingin melaporkan produk rusak padahal masa kadaluarsanya masih cukup lama di kemasannya tercantum 010719 yang artinya tanggal 1 juli 2019. Kemudian saya diminta  kode produksi dan barcodenya. Setelah proses konfirmasi tersebut, mereka bilang akan mengirimkan email untuk konfirmasi foto produk rusak tersebut.


No telpon layanan konsumen biasanya selalu tercantum di kemasan produk

Benar saja, selang sejam saya mendapatkan email dari Mondelez Internasional mengucapkan terima kasih dan rasa penyesalan serta meminta kiriman foto keju tersebut.




4 jam kemudian saya mendapatkan SMS berisi voucher belanja 50ribu untuk pembelian produk Mondelez di indomaret.




Karena rasa penasaran benar tidak voucher itu bisa digunakan, pak suami yang sebenarnya pulang udah rada malam karena ada meeting di kantor tetep saya ajak ke indomaret terdekat. Xixixi... maklum gak bisa bawa motor sendiri plus  kadang malasnya beberapa minimarket rada susah kalau kita mau ngeklaim voucher-voucher seperti ini jadi mau tak mau rada keliling cari minimarket yang mau nerima voucher. Eh tapi ternyata indomaret terdekat ini Alhamdulillah bisa dan mau. Akhirnya saya putuskan memberi Oreo, Biskuat, coklat Cadbury dan keju Kraft eh ternyata ada diskon juga buat keju ini plus beli 1 keju dapat 1 susu ultra mimi. Setelah ditotal semuanya jadi 51.100 dan akhiranya saya cukup nambah uang seribu buat semua produk Mondelez yang saya beli ini.


Sebagian produk dari PT. Mondelez Internasional

Nota pembelian produk Mondelez tersebut
Sebagai emak-emak girang banget bisa dapat gratisan kayak gini. Tapi sebenernya yang bikin lebih senang adalah tanggapan pihak Mondelez terhadap keluhan pelanggan. Semoga Mondelez tetap bisa mempertahankan loyalitas dan kepuasan konsumen dengan selalu menjaga dan meningkatkan mutu produk-produknya. Walaupun terkadang namanya produksi massal yang dilakukan mesin pasti akan ada beberapa produk yang terlewat dari sistem kontrol. Atau bisa juga proses penyimpanan di gudang, pendistribusian dan pejualan yang kadang kurang sesuai standar sehingga bisa menyebabkan produk menjadi rusak. 

So mak... Jangan langsung main buang aja produk makanan kemasan yang rusak ketika kamu membelinya. Mungkin kamu bisa melaporkannya. Soal ditanggapi atau tidak tergantung perusahaannya. Seperti saya yang punya dua pengalaman berbeda ketika melaporkan ke costumer service produk-produk rusak tersebut.

Info tambahan saya juga sebagai pelapak buku selalu menanyakan paket apakah sudah diterima konsumen dengan selamat dan menanyakan kondisinya. Pernah suatu ketika mendapatkan laporan dari konsumen bahwa buku yang diterima mereka cacat maka saya berinisiatif menggantinya dengan mengirimkan buku yang baru atau dengan memberikan potongan harga di pembelian berikutnya. 

Begitupun ke suplier buku, saya juga melapor jika ternyata buku yang saya pesan ada yang cacat. Tapi niat saya hanya ingin memberi tahu, supaya ada perbaikan di kemudian hari. misalnya mengingatkan ekpedisi untuk lebih berhati-hati atau bagian pernyotir dan packing barang untuk lebih teliti. Karena itu untuk kebaikan bersama. Jadi mau sebagai kosumen ataupun produsen/pedagang akan sangat baik jika ada pengaduan dilayani dengan bbaik. Karena muamalah jual beli itu harus ridho dari kedua belah pihak.



47 komentar:

  1. Gak pernah terpikirkan oleh saya kalau mau komplen ttg produk yg rusak mba, khawatir gak di perdulikan, mungkin hanya merek2 besar saja yg mau terima komplen ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak juga sih mbak, banyak pedagang kecil juga mau menerima komplen. Tinggal tergantung orangnya aja. saya pernah mengganti buku yang ternyata cacat pas diterima konsumen.

      Hapus
    2. sama... saya juga gak pernah terpikir untuk komplen langsung ke pabriknya? eh apa namanya tu...
      moga2 sih dapat produk yang bagus terus ya.. tapi kalo dapat kasus kek gini, saya akan menindaklanjutinya seperti mba dyah de...

      Hapus
  2. Kok saya merasa ikut senang dan lega ya di akhir cerita pengalaman ini .Terimakasih info pengalaman nya ya. Kedepannya kalau ada hal serupa bisa diikuti untuk hubungi pekayapel konsumen nya. Asyik berasa dapat hadiah ya dapat lebih banyak hehehe

    BalasHapus
  3. Bagus banget pelayanannya ya, Cs nya juga profesional. Enggak rugi membeli produk bermerek macam kraft.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak. Pelayanannya patut diacungi jempol

      Hapus
  4. Wah salut aku dengan peayannya yang cepat dan responsif.aku senang kalocsbrand seperti ini, lumayan ya momjadi aaretentang produkkarenakan inimakanan dan dikonsumsi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mom.. Alhamudlillah responnya cepat bener

      Hapus
  5. Iya mbak, temenku jg pernah punya pengalaman produk yg dibelinya rusak, langsung telp CS dan diganti.
    Memang seharusnya gtu ya CS perusahaan, responsif. Noted banget nih, Tapi semoga gak pernah dapat produk cacat deh :D thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin mbak.. tapi aku beberapa kali dapat juga produk gini. terutama susu dan turunannya

      Hapus
  6. Aku baru aja kejadian lho mbak, beli keju kraft warnanya gak kuning pucat tapi udah kecokelatan dan lembek sampai ragu mau konsumsi. Makasih infonya mbak, lain kali kalau nemu ginian lagi bakal langsung hubungi costumer servicenya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak.. jika udah berubah warna sebaiknya jangan dikonsumsi mbak daripada menimbulkan penyakit.

      Hapus
  7. Saya pernah Mbak..susu Dancow sudah menggumpal.
    Kemudian saya lapor ke hotline pengaduan yang ada di kemasan.
    Setelah memberikan data, diminta menunggu, esoknya datang susu pengganti via kurir (karena sesama Jakarta mungkin..jadi langsubg dikirim ke rumah bukan by voucher...)
    Happy deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak untuk daerah jabodetabek biasanya dikirim langsung ke rumah produk penggantinya. Begitu kata teman yang kemarin ngalamin kerjadian serupa.

      Hapus
  8. Beberapa perusahaan besar memang layanan konsumennya udah bagus. Makanya kalau menemukan kerusakan pada makanan atau minuman yang dibeli mending gak usah langsung ngomel di medsos, ya hihihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap.. nanti malah jadi pencemaran nama baik pula. Ya kalaupun gak ditanggapi berarti belum rezeki kita.

      Hapus
  9. Wah iya, aku pernah ngalamin mbak. Baik itu susu ataupun keju. Yang susu malah sempet keminum terus muntah, huhuhu

    Belum pernah nyoba ngasih keluhan langsung ke perusahaannya. Makasih ya mbak udah sharing pengalamannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mbak. moga next bisa disampaikan ke CS perusahaan produk rusak tsb

      Hapus
  10. Noted, wajib ditiru ini mba, terlebih sebagai emak-emak pemburu diskonan tiap pekannya. Tapi serius mba, aku terkejoet bukan main dengan respon dari Mondeleznya yg sangat care sama konsumen. So, kalau tahu kayak gini. Besok2 kalau nemu yg produk kemasan yh gak oke kudu segera wajib lapor hahaha. TFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak.. prosesnya cepat bikin konsumen puas

      Hapus
  11. Aku gak pernah kepikiran mbak kalau dapet produk kadaluarsa terus nelfon cs. Emang gak pernah juga sih sampe beli yang kadaluarsa. Tapi ini cara cerdas nih, dari pada ngomel di media sosial dan ga dapet apa-apa. Mending komplain dengan benar. Lumayan dapat voucher. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini bukan kadaluarsa mbak tapi rusak sebelum tanggal kadaluarsanya. kayaknya ini wrap produk kurang bagus ditambah kesalahan pada saat pendistribusiannya,

      Hapus
  12. Aku sering begini cuma gk pernah aku telp customer service nya saking keselny kubuang noted bngt nig iy juga jd hemat yak

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak.. jangan dibuang dulu buat bukti. kalau aja bisa kayak aku dapat voucher pengganti

      Hapus
  13. Aku gak pernah kepikiran buat nelp layanan konsumen, tau rusak pasti selalu skip aja gitu. Pernah malahan beli susu di mini mart buat minum dikantor, taunya sampai kantir susunya rusak. Aku langsung buang dan besoknga pas ke minimart lagi langsung ngsih tau pelayannha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau cuma ke pelayan minimarket jarang ditanggapi mbak. paling diiya-iyain aja

      Hapus
  14. Aku baru tahu kalau bisa dengan proses seperti ini ya. Dan ini menyenangkan karena ada respon baik dari perusahaannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak.. tapi aku juga pernah gak direspon cuma diiya-iyain aja plus dikasih janji palsu ma salah satu perusahaan susu uht :D

      Hapus
  15. aku pernah ngalamin mak beli susu pas dibuka basi. huhuhu sayang banget, salahku juga ga liat2 tgl kadaluarsa yg sudah dekat. akhirnya dibuang, mubazir banget kan. ga kepikiran juga mau complain karena takut ga ditanggapin. ternyata salah ya, lain kali kucoba telp. tapi semoga aja ga ngalamin lagi beli produk rusak hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin.. kalau ini sebenenrnya tanggal kadaluarsa masih 4 bulan lagi mbak

      Hapus
  16. Ohh begitu toh, baru tau kalau dilaporin bisa dikasih gantinya yg lebih bagus dari si perusahaan. Selama ini main buang aja hoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk.. gpp lah bang belum rezeki kemarin tuh. lain kali cobain tulisan saya ini. Kan lumayan.

      Hapus
  17. Wah bisa ditukar ya? Diganti sama voucher. Hmm.. besok2 kalau beli makanan saya cek dulu deh. Ma kasih infonya ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mbak.. lebih bagus lagi kalau waktu kita melapor dan saat membeli gak terlalu jauh jaraknya. jadi gak ada asumsi kerusakan itu karena kesalahan kita.

      Hapus
  18. Kayaknya belum pernah komplain sih saya kalau kebeli produk yang rusak. Mungkin nanti bisa dicoba nih caranya, mbak

    BalasHapus
  19. Mba Dyah.. Asli bermanfaat banget sharingnyaa.. Aku selama ini kalo makanan kemasan dah rusak langsung buang aja, padahal kalo ngadu ke sistem pelayanannya malah bisa digantiin yang lebih yaaa heehe kalo ngga blogwalking ga bakal tau nih.. Hihi thank youu

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mbak.. inilah salah satu enaknya kita baca artikel teman-teman ya mbak bisa nambah ilmu.

      Hapus
  20. Yes.. enak banget ya kak..

    Dulu pernah beli susu juga, masih lama tapi udah gak bagus.
    Sayangnya malah tertelan anak2, karena susu itu susu pack kecil .
    Kalo gak salah Diamond sTraw yg kecil.
    awak cuma balikin ke supermarket nya aja.
    Gak langsung ke bagian customer.

    Tapi keren juga ya mondelez.
    cepat tanggap.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kmrn sempet beli susu merk sama yang ukuran besar dan ku laporan tapi tidak diganti 😁

      Hapus
  21. Kog bacanya jadi ikut senang ya... Hahaha

    Aku juga gitu kak. Kalau rusak, ga langsung dibuang. MAlah dikembalikan ke tokonya. Kalau ga mau juga, Baru deh ke pusat pengaduan layanan konsumen. Biasa dianggap nyinyir tapi itu demi kebaikan juga kog. Biar ga asal aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malas bang ke supermaketnya. jauh.. xixixi.makanya iseng nelp langsung CS, Alhamdulillah rezeki 😁

      Hapus
  22. Wuh aku baru tau... biasa aku main buang2 aja. Tapi kalo blanja emang teliti kode produksi dlu. Biar ga zonk 😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga gitu sih, cek tgl expnya. tapi ternyata kayak keju itu belum exp loh oem ternyata udah rusak.hehehe...

      Hapus
  23. Iya ya nggk kepikiran kl bisa komplain gitu yak. Boleh juga ni dicoba. Makasi infonya dyah

    BalasHapus

Terimakasih banyak sudah berkunjung dan kasih komentar. Mohon masukkan akun googlenya ya. Semoga yang saya share bermanfaat. :)