Tuesday, 8 January 2019

# Games Ala AuRa # Home Education

MEMANAH DAN BERKUDA BARENG HIJRAH

Bagi kami liburan tak hanya sekedar refreshing saja tapi juga harus bernilai edukasi bagi duo AuRa. Libur pertengahan semester anak-anak kali ini bertepatan dengan hari raya umat kristiani yang artinya libur panjang juga bagi para pekerja. Karena alasan itu untuk menuju wisata luar kota terasa kurang recomended bagi kami yang malas menghadapi macet. Ya walaupun katanya tol baru bisa mengatasi rute medan-siantar tapi mendengar kabar longsor di rute siantar-prapat tentu jadi pertimbangan kami. karena emang kemarin niatnya mau liburan kesana.


Bersyukur komunitas tercinta kami  HIJRAH ISLAMIC PARENTING mengadakan fieldtrip ke Taman Berkuda Medan hari Senin tanggal 24 des kemarin. Wuih, tak mau melepaskan kesempatan bagus kamipun ikutan.

Semua orang pasti tau olahraga itu dapat menjadikan tubuh anak menjadi lebih kuat dan mentalnya juga menjadi lebih tangguh.Tterutama ada tiga olahraga yang sangat dianjurkan Rasulullah saw.
Rasulullah bersabda,  “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah”  (Riwayat Sahih Bukhari/Muslim) 

Kalau untuk renang sih sudah beberapa kali kami lakukan walaupun masih tahap main air. 😂 Tapi untuk berkuda dan memanah ini kali kedua kami lakukan bersama anak-anak. Sebelumnya kami pernah coba naik kuda di T Garden Simalingkar dan memanah di Ksatria Johor Achery Club di Karya Darma Medan Johor. Dan kali ini kami mencoba berkuda dan memanah di Taman Berkuda Medan di Jalan Anggrek Raya, Simpang Selayang, Medan Tuntungan. Lokasinya cuma 8,8 km dengan waktu tempuh sekitar 20 menit dari rumah kami. Tak terlalu sulit menemukan lokasinya buktinya kami cuma bermodal map gak pake nyasar. xixixi.. Tau sendiri kan google map kadang malah bikin ribet.

Diawali dengan shirah yang disampaikan bunda dewi, selanjutnya dibagi kelompok sebagian memanah dan sebagian berkuda. Duo AuRa mendapat kesempatan memanah untuk yang pertama.


Auni belajar memanah



kalau Rais masih dibantu abi

Untuk panah mereka menggunakan jenis panah tradisional karena menurut instrukturnya panah jenis tradisional mempunyai kelenturan yang lebih dari pana jenis panah yang modern sehingga bisa melesatkan anak panah (hero) lebih jauh. Tapi tenang untuk anak-anak dan orang dewasa diberikan tipe yang berbeda yang sesuai usia. Kemarin dikenakan tarif 10rb untuk 3-5 anak panah.

Selesai memanah duo AuRa akhirnya mendapat kesempatan berkuda. Awalnya saya mengira Auni dan Rais gak berani naik kuda sendiri tapi ternyata mereka berani dan sangat enjoy menikmati aktivitas berkuda ini. Untuk tarifnya sendiri kemarin 10 rb untuk 1-2 kali putaran arena pacunya.


Auni sedang dibantu instruktur menaiki kuda


Ketika menaiki kuda usahakan badan jangan tegang tapi lentur mengikuti ketukan tapak kudanya. Rais bahakn dengan gayanya seperti naik odong-dong badannya maju ke depan dan ke belakang. :D



Enjoynya jagoan kami


duo AuRa menaiki kuda


Selesai mengikuti kedua kegiatan tersebut, duo AuRa memberi makan kuda dan melihat tema-temannya memandikan kuda. hehehe.. sengaja mereka gak disuruh ikut mandiin karena untuk fasilitas MCK disana belum terlalu memadai, masih ala kadarnya. Mau liburan murah meriah tapi bernilai edukasi. Cuss deh.. disini bisa jadi salah satu tujuan yang tepat.







2 comments:

  1. Samaan ya kak..

    Ini pas tanggal 25 ya?

    Anak saya aja yg ikut.

    Emaknya pergi ke lain tempat

    ReplyDelete

Terimakasih banyak sudah berkunjung dan kasih komentar. Mohon masukkan akunnya ya. Semoga yang saya share bermanfaat. :)

Popular