Friday, 3 August 2018

# Home Education # Parenting

BER'ABI', KAMI MEMANG BER'ABI'



BER'ABI', KAMI MEMANG BER'ABI'


Kata siapa membersamai anak bermain dan belajar hanya tugas seorang ibu?
Kata siapa seorang ayah itu hanya sebagai pencari nafkah?
Mungkin sebagian orang berkata begitu tapi TIDAK bagi kami. Di zaman sekarang begitu banyak anak ber'ayah' tapi tak ber'ayah'. padahal ust Harry Santosa tentang fatherhood di banyak kajian dan riset yang beliau baca maupun praktekkan, "bermain terbaik" anak adalah bersama ayahnya bukan ibunya. Begitupun kata Abu Umar agar anak memiliki karakter yang tangguh salah satunya menghadirkan sosok ayah dan ibu dalam jiwa anak. mengutip tulisan beliau : 

" Peran ayah bukan hanya pencari nafkah dan pemberi izin ketika menikah, tetapi juga harus menjadi pendidik anak-anak, apalagi saat usia anak berada pada usia emas. Ayah harus terlibat dalam pengasuhan anak, bukan hanya ibu karena dari ayah, anak belajar:

💎 keberanian
💎tanggung jawab
💎realistis
💎mudah bergaul dgn dunia luar

sedangkan dari ibu, anak belajar:

💎kelembutan
💎kepekaan rasa
💎kepedulian

Jika perhatian dan kepedulian ayah kurang, anak dapat mengalami *Father Hunger*, yaitu kerusakan psikologis anak-anak yang tidak mengenal ayahnya. Akibatnya, anak mengalami berbagai macam dampak negatif, dari segi sikap sampai pemikiran.

Membangun bonding/kelekatan seorang ayah dengan anak-anaknya sangat penting. membersamai anak menumbuhkan fitrah mereka. karena keberadaan ayah dan ibu harus ada di sepanjang perjalanan sang anak baik dari masa pembenihan, kandungan, kelahiran, pre aqil baligh bahkan saat mereka aqil baligh." https://mobile.facebook.com/hsmuslimnusantara/photos/a.688651154635644.1073741852.414756342025128/717216188445807/?type=3&source=56


Di Alqur'anpun sangat banyak cerita tentang ayah. salah satu contohnya :
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar,” (QS. Luqman (31) ayat 13).
Luqman hanya salah satu contoh selain cerita nabi dan rasul yang sedang mendidik anaknya terutama dalam hal TAUHID.

Jadi walaupun katanya ibu adalah madrasah utama dan pertama bagi anaknya tetap Garis Besar Haluan Pendidikan di rumah seorang ayah yang menyusun. ibaratnya ibu itu guru dan ayah itu kepala sekolah. kepala sekolah harus tetap stand by di sekolah menggantikan tugas guru yang berhalangan mengajar. jadi begitupun seorang ayah ketika berada di rumah, menemani anaknya bermain dan belajar ketika ibu sedang mengerjakan pekerjaan rumah yang lain. Dan kalaupun ayah sedang tidak ada di rumah, ibu tidak boleh membuat keputusan sendiri atas anaknya harus etang di komunikasikan dengan ayah. kami kira tak sulit karena begitu banyak kemudahan teknologi yang bisa menghubungkan kita sekarang.

PIKNIK SALAH SATU MOMENT MENDEKATKAN KELUARGA
Yuk... para ayah berikan waktumu untuk anakmu. Dan akan kau rasakan kedahsyatan manfaatnya nanti. Mari kita semai bibit kebaikan bersama hingga kita bisa memanen kebaikan itu untuk bekal menuju JannahNya.

No comments:

Post a Comment

Terimakasih banyak sudah berkunjung dan kasih komentar. Mohon masukkan akunnya ya. Semoga yang saya share bermanfaat. :)

Popular